6 Fakta Lowongan CPNS 2021 untuk Gantikan Para Pensiunan PNS

6 Fakta Lowongan CPNS 2021 untuk Gantikan Para Pensiunan PNS

JAKARTA – Pemerintah mengambil akan kembali membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Kebutuhan akan aparatur baru kendati sangat mendesak, mengingat banyaknya PNS yang akan pensiun beberapa tarikh ke depan.

Selain itu, kebutuhan PNS diperlukan sebab formasi CPNS 2019 juga sedang ada yang kosong. Prinsipnya sanggup dipertimbangkan untuk dialihkan ke aturan tahun 2021.

Okezone pun merangkum fakta-fakta terpaut CPNS 2021, Sabtu (14/11/2021):

1. Lowongan CPNS 2021

Pemerintah memastikan akan kembali membukan lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun depan. Tak hanya itu, pemerintah juga siap menelungkupkan lowong Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun ajaran.

2. Jumlah PNS Baru Disesuaikan dengan New Normal

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Fakta Publik sekaligus Juru Bicara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Andi Rahadian mengatakan, saat ini pemerintah sedang membahas teknis dari pelaksanaan dan model CPNS tahun depan.

Dalam menentukan formasi, nantinya negeri akan mempertimbangkan kebutuhan pegawai pada era new normal.

“Selain itu, dalam melakukan perencanaan jabatan, komposisi dan jumlah gaya CPNS dan PPPK tahun 2021 akan mempertimbangkan juga kebutuhan dan perkembangan sesuai tatanan kenormalan anyar saat ini sebagai dampak dibanding pandemi covid-19, ” ujarnya zaman dihubungi Okezone.

3. Jumlah CPNS 2021 Lebih Banyak dari 2019

Andi menambahkan, pada CPNS tahun depan, jumlah formasi dengan akan dibuka akan lebih gede dibandingkan tahun 2019. Meskipun dirinya tidak menyebutkan angka pasti dari formasi yang akan dibuka tahun depan.

Wajar saja jika formasi tahun sepan akan lebih besar. Mengingat, pada tahun ini pemerintah tidak membukan lowongan CPNS, sedangkan kebutuhan akan personel terus bertambah.

4. PNS Baru untuk Gantikan Pensiunan

Penetapan formasi juga akan memperhatikan beberapa hal. Salah satunya adalah membagi jumlah pegawai yang akan purna bakti pada tahun lalu, tahun itu hingga tahun depan.