Anggaran Cadangan Fiskal Naik 6 Kali Lipat Jadi Rp60 Triliun

Anggaran Cadangan Fiskal Naik 6 Kali Lipat Jadi Rp60 Triliun

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengantisipasi ketidakpastian yang akan terjadi pada tahun depan. Salah satu caranya dengan menganggarkan dana cadangan fiskal sebesar Rp60 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, cadangan fiskal tersebut meningkat hingga 6 kali lipat jika dibandingkan tahun ini sebesar Rp10 triliun. Kenaikan anggaran cadangan itu termasuk mengantisipasi dampak pandemi Covid-19 yang masih akan terjadi di tahun depan.

Baca Juga: Ini Hasil Rapat Sri Mulyani dan DPR 8 Jam

“Jadi itu semua dimasukkan ke cadangan fiskal karena ketidakpastian itu. Kalau bisa antisipasi, termasuk kalau belanja meningkat karena ketidakpastian atau pendapatan menurun karena tidak tercapai,” ujar Sri Mulyani dalam video yang diunggah DPR, Kamis (2/9/2020).

Dia menjelaskan, cadangan fiskal juga sebagai antisipasi pelebaran defisit apabila target penerimaan pajak tak tercapai.

Baca Juga: Menhub Usul Realokasi Anggaran Rp700 Miliar ke Sri Mulyani, Buat Apa?

“Kalau kita memproyeksi pelebaran defisit di 2021 mencapai 5,5% terhadap PDB,” katanya.

Menurutnya, langkah-langkah yang sudah dilakukan Pemerintah pada tahun ini di dalam rangka menghadapi Covid selama ini cukup baik dikomunikasikan kepada seluruh stakeholder.

“Secara politik kami berterima kasih kepada Komisi XI (juga di Badan Anggaran), sangat clear dan positif,” tandasnya.

(fbn)