Oleh sebab itu Aset Safe Haven, Berikut Untung Rugi Investasi di Emas

Oleh sebab itu Aset Safe Haven, Berikut Untung Rugi Investasi di Emas

JAKARTA – Di sedang wabah virus corona atau Covid-19 ini, banyak masyarakat mencari investasi di lahan safe haven. Lupa satunya adalah emas.

Namun, bagaimana emas bisa menjadi safe-haven?

Menurut Perencana Keuangan, Prita Ghozie, safe haven merupakan aset yang berbanding terbalik dengan gejolak pasar keuangan. Di mana, aset tersebut melaksanakan kita mempunyai daya beli ke depannya.

  Baca juga: Di-PHK Dapat Pesangon, Baiknya Investasi Emas atau Pegang Cash?

Lengah satunya emas, dikareankan aset tersebut tahan terhadap korosi hingga 24 karat. Apalagi, komoditas tersebut harganya stabil dan sifatnya likuid dapat menyeimbangkan portofolio investasi.

Oleh sebab itu, dirinya memberikan sedikit solusi dalam mendaulat emas sebagai aset safe haven. Pertama, kita perlu mengatur bagian emas kepada portofolio.

“Itu bisa kita alokasikan apapun profil kita, at least 10% itu ada dalam emas. ada cadangan dalam bentuk emas maksudnya, ” ujarnya dalam gambar instagram, Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

  Baca serupa: Begini Cara Persiapkan Gaji saat Dihantui Badai PHK

Kedua, lanjutnya, pahami bentuk emas yang dapat menjadi investasi. Memang menurutnya yang paling cara adalah dalam bentuk batangan dipadankan perhiasan.

“Karena ada biaya-biaya ongkos. kalau aurum batangan ini cocok dan kurang sama, tinggal diatur gramnya, ” ujarnya.

Selain itu, dirinya mengatakan, tetapkan jangka waktu dalam menyimpan emas. Walaupun tidak ada jangka waktu, kita harus melihat pergerakan inflasi.

“Ini seperti kita ingin emas itu selalu tersedia agar ngejagain aset kita. oleh sebab itu teman-teman kalau ingin menginvestasi aurum tidak usah memikirkan jangka waktu. yang penting berjalan dengan inflasi, ” ujarnya.

Terakhir, menurut Prita, pahami efek terkait dengan investasi emas. Meskipun tidak terpengaruh terhadap gejolak keuangan, namun risiko masih tetap tersedia.

“Tapi karena ini bentuk fisik dan milik kita, risikonya adalah kehilangan. memang harus kita jagain. jadi terserah mau pegang emas batangan atau menyimpan dalam bentuk digital, ” ujarnya.

(rzy)

Loading…