Restoran Dilarang Dine in, Yuk Beranjak ke Online

Restoran Dilarang Dine in, Yuk Beranjak ke Online

JAKARTA – Negeri Provinsi DKI Jakarta memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada hari ini. Para pengusaha restoran pun harus berpikir kreatif karena dalam PSBB kali itu, pengunjung dilarang makan di wadah.

Menurut Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini, para pengusaha restoran sejak dini harus segera beralih ke bisnis online. Misalnya, masuk ke aplikasi pesan antar atau ojek online seperti Gojek atau Grab.

“Tetap buka tapi sudah berbasisnya online, ” ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (14/9/2020).

Baca Juga: Intip Jalan Penyewaan Buku di Tengah Pandemi, Untung atau Rugi?

Sementara itu, bagi itu yang belum masuk ke di aplikasi pesan antar seperti Gojek atau Grab, bisa menyediakan pesan antar. Sehingga masyarakat yang ingin membeli makanannya bisa tetap menikmati meskipun tidak makan di tempat.

“Anda melayani suruhan antarnya jadi kafenya tutup tapi layanan antarnya bisa tetap jalanin. Kalau tetap mau melayani ritelnya, ” jelasnya.

Baca Juga: Cara Kerja Bujang Buah Sri Mulyani untuk Sampai Tujuan

Selain itu, lanjut Mike, segmen marketnya harus sudah mulai dievaluasi. Untuk menutupi biaya operasional, mulai saat ini disarankan untuk mencari bagian pasar baru yang belum tergarap.

“Kalau begitu bermanfaat kita harus evaluasi lagi segmen market. Misalnya kita melayani ritel misalnya baru buka misalnya malem. Kita melayani orang langsung ritel.

Sekarang kita harus coba merubah potensi market mana yang belum Anda layani yang tidak terpengaruh, ” jelasnya.

(fbn)