UU Cipta Kerja Disahkan, Menko Airlangga Ucapkan Terima Kasih

UU Cipta Kerja Disahkan, Menko Airlangga Ucapkan Terima Kasih

JAKARTA — Rancangan Undang-Undang (RUU) Ciptaker telah disahkan menjadi Undang-Undang oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI). Kesepakatan tersebut diputuskan lewat sidang paripurna pembicaraan tingkat II atas pengambilan keputusan terhadap RUU tentang Cipta Kerja.

Menanggapi hal tersebut Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah mengapresiasi seluruh pihak yang telah mensukseskan RUU Ciptaker sebagai UU. Meskipun sempat ada sedikit perdebatan mengenai RUU Ciptaker ini.

  Baca juga: Besok Buruh Mogok Nasional, Pengusaha Bisa Beri Sanksi?

“Pemerintah mengucapkan terima kasih apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada ketua Wakil Ketua dan anggota panitia kerja rancangan undang-undang tentang Cipta kerja badan legislatif legislasi DPR yang telah melakukan proses pembahasan dengan berbagai pandangan masukan dan saran yang konstruktif, ” ujarnya dalam rapat paripurna di DPR, Jakarta, Senin (5/10/2020).

Menurutnya, sesuai dengan ucapan Presiden Joko Widodo pada pelantikan 2019, Indonesia memiliki potensi yang tidak kecil untuk menjadi negara maju. Mengingat Indonesia saat ini memiliki reward demografi yang bisa dimanfaatkan. Maksudnya adalah mayoritas penduduk Indonesia memiliki usia produktif atau kerja.

Baca juga: Tak Hadir Acara Inklusi Keuangan, Airlangga Rapat dengan DPR Bahas RUU Cipta Kerja?

“Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo dalam pidato pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia terpilih periode 2019-2024 pada tanggal 20 Oktober 2019 telah menyampaikan yakni kita memiliki potensi untuk meraih keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah dengan adanya bonus demografi yang kita miliki saat ini, ” jelasnya.

Berdasarkan Airlangga, untuk merealisasikan hal tersebut Indonesia dihadapkan pada tantangan besar. Salah satunya adalah bagaimana kesiapan pemerintah dalam menyediakan lapangan aksi.